Thursday, March 31, 2011

Tukang Cukur

Seperti biasanya, seorang laki-laki, sebut saja
 Steve, datang ke sebuah salon untuk memotong rambut
 dan jenggotnya. Ia pun memulai pembicaraan yang
 hangat dengan tukang cukur yang melayaninya.

  Berbagai macam topik pun akhirnya jadi pilihan,
 hingga akhirnya Tuhan jadi subyek pembicaraan.

  "Hai Tuan, saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu
 ada seperti yang anda katakan tadi," ujar si tukang
 cukur

  Mendengar ungkapan itu, Steve terkejut dan
 bertanya, "Mengapa anda berkata demikian?".


  "Mudah saja, anda tinggal menengok ke luar jendela
 itu dan sadarlah bahwa Tuhan itu memang tidak ada.
 Tolong jelaskan pada saya, jika Tuhan itu ada,
 mengapa banyak orang yang sakit? mengapa banyak anak
 yang terlantar?. Jika Tuhan itu ada, tentu tidak ada
 sakit dan penderitaan.Tuhan apa yang mengijinkan
 semua itu terjadi..." ungkapnya dengan nada yang
 tinggi.

  Steve pun berpikir tentang apa yang baru saja
 dikatakan sang tukang cukur.  Namun, ia sama sekali
 tidak memberi respon agar argumen tersebut tidak
 lebih meluas lagi.

  Ketika sang tukang cukur selesai melakukan
 pekerjaannya, Steve pun berjalan keluar dari salon.
 Baru beberapa langkah, ia berpapasan dengan seorang
 laki-laki berambut panjang dan jenggotnya pun lebat.
 Sepertinya ia sudah lama tidak pergi ke tukang cukur
 dan itu membuatnya terlihat tidak rapi.

  Steve kembali masuk ke dalam salon dan kemudian
 berkata pada sang tukang cukur, "Tukang cukur itu
 tidak ada!"...

  Sang tukang cukur pun terkejut dengan perkataan
 Steve tersebut. "Bagaimana mungkin mereka tidak ada?
 Buktinya adalah saya. Saya ada di sini dan saya
 adalah seorang tukang cukur," sanggahnya.

  Steve kembali berkata tegas, "Tidak, mereka tidak
 ada. kalau mereka ada, tidak mungkin ada orang yang
 berambut panjang dan berjenggot lebat seperti
 contohnya pria di luar itu."

  "Ah, anda bisa saja...Tukang cukur itu selalu ada
 di mana-mana. Yang terjadi pada pria itu adalah
 bahwa dia tidak mau datang ke salon saya untuk
 dicukur," jawabnya tenang sambil tersenyum.

  "Tepat!" tegas Steve. "Itulah poinnya. Tuhan itu
 ada. Yang terjadi pada umat manusia itu adalah
 karena mereka tidak mau datang mencari dan
 menemui-Nya. Itulah sebabnya mengapa tampak begitu
 banyak penderitaan di seluruh dunia ini...."

  Kalau anda menyukai kisah ini, kirimkan pada yang
 lain. Kalau anda juga berpikir sama seperti sang
 tukang cukur, abaikan saja kisah ini.

0 komentar:

Post a Comment