Thursday, March 31, 2011

Tulang Rusuk

 Ce : Yang paling kamu cintai di dunia ini siapa ?
 Co : Kamu dong !!!
 Ce : Menurut kamu, aku ini siapa ?
 Co : (berpikir sejenak lalu menatap Ce dengan pasti)
 Kamu tulang rusukku
 !!! Kata Alkitab, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian.
Saat Adam tidur,
Tuhan
 mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa.
Semua Pria mencari tulang
 rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita
untuknya, tidak lagi
 merasakan sakit di hati ..."

 Setelah menikah, pasangan itu mengalami masa yang
indah dan manis untuk
 sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai
tenggelam dalam kesibukan
 masing - masing dan kepenatan hidup yang ada. Hidup
mereka menjadi
 membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat
mereka mulai menyisihkan
 impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai
bertengkar dan pertengkaran
 itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari
pada akhir sebuah
 pertengkaran Ce lari keluar rumah. Saat tiba di
seberang jalan, dia
 berteriak "Kamu nggak cinta lagi sama aku !".

 Co sangat membenci ketidak dewasaan Ce dan secara
spontan balik berteriak
 "Aku menyesal kita menikah ! Kamu ternyata bukan
tulang rusukku !!!"

 Tiba - tiba Ce menjadi terdiam dan berdiri terpaku
untuk beberapa saat.

 Co menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan, tetapi
seperti air yang telah
 tertumpah tidak mungkin untuk diambil kembali.
Dengan berlinang air mata,
Ce
 kembali kerumah dan mengambil barang - barangnya,
bertekad untuk berpisah.

 "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi.
Biarkan kita berpisah
 dan mencari pasangan sejati masing - masing."

 Lima tahun berlalu.
 Co tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu
akan kehidupan Ce. Ce
 pernah ke luar negeri tetapi sudah kembali. Dia
pernah menikah dengan
 seorang asing dan bercerai. Co agak kecewa bahwa Ce
tidak menunggunya
 kembali. Dan di tengah malam yang sunyi dia meminum
kopinya dan merasakan
 sakit di hatinya. Tetapi dia tidak sanggup mengakui
bahwa dia merindukan
 Ce.

 Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di
airport, di tempat dimana
 banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka
dipisahkan hanya oleh
sebuah
 dinding pembatas.

 Co : Apa kabar ?
 Ce : Baik ... apakah kamu sudah menemukan rusukmu
yang hilang ?
 Co : Belum.
 Ce : Aku terbang ke New York dengan penerbangan
berikut.
 Co : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku
kalau kamu sempat. Kamu
tahu
 nomor telepon kita, tidak ada yang berubah.

 Ce tersenyum manis, lalu berlalu.

 "Good bye ...."

 Semingga kemudian dia mendengar bahwa Ce adalah
salah satu korban Menara
 WTC.

 Malam itu, sekali lagi, Co mereguk kopinya dan
kembali merasakan sakit di
 hatinya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah
karena Ce, tulang
 rusuknya sendiri yang telah dengan bodohnya dia
patahkan.

 "Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang
yang paling kita
 cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"

0 komentar:

Post a Comment